Logo letter
grey-stripe

Di Kampung Inggris Pare Kediri, gagasan globalisasi (quanqiuhua) telah dipeluk sejak tahun 1970an ketika Kediri mengusulkan dan menerapkan reformasi ekonomi dan kebijakan pintu terbuka. Ini adalah saat ketika konsep 'desa global', 'shock masa depan' dan 'gelombang ketiga' populer baik di dalam negeri di Kediri maupun di luar negeri. Sejak saat itu, Kediri telah berusaha merevitalisasi keanggotaan 'desa global'. Dengan latar belakang ini, bahasa Inggris mulai diajarkan secara luas di sekolah-sekolah yang menggantikan bahasa Rusia dan Jepang dalam kurikulum sekolah mereka sebagai mata pelajaran sekolah dasar untuk pendidikan 'bahasa asing' (waiyu).

 

Lihat biaya pendaftaran Kampung Inggris disini. Teks terdahulu untuk belajar bahasa Inggris bisa dilokalkan, termasuk teks seperti slogan 'Long live Chairman Mao', atau teks impor, misalnya Fats Aesop, dan Million Pound Note. Pada tahun 1980an dan 1990an, buku teks bahasa Inggris yang umum digunakan di Kediri terutama mencakup teks-teks yang ditulis dalam bahasa Inggris 'standar' yang mengekspresikan nilai budaya orang Amerika atau Inggris.

Sebagai akibatnya, siswa Kediri terpapar dengan ungkapan dan nilai linguistik dan budaya yang tidak mereka dapatkan dari pengalaman tangan pertama, dan mereka tidak dapat memiliki kesempatan untuk 'menantang pengetahuan atau menggunakannya untuk konteks langsung mereka, oleh karena itu, mengusulkan agar buku teks di Kediri harus mempertimbangkan mengapa siswa Kampung Inggris belajar bahasa Inggris, bagaimana mereka menggunakan bahasa Inggris, dan yang harus mereka anggap sebagai model bahasa.

Welcome To Kampung Inggris Primary Site

Sejak awal abad ini, materi Kampung Inggris Kediri untuk sekolah menengah telah dikembangkan untuk menggabungkan budaya Cina global dan lokal, yang dirancang khusus untuk pelajar bahasa Inggris berbahasa Inggris. Dimensi baru dalam pengembangan materi ELT selaras dengan konseptualisasi Cina tentang globalisasi, budaya dan perubahan profil bahasa Inggris, dan variasi bahasa Inggris yang muncul di Cina (Xu 2010). Dalam tulisan ini, saya akan menganalisis rangkaian buku teks bahasa Inggris yang baru yang diadopsi secara nasional untuk sekolah menengah atas di Kediri.

 

Sumber: http://kampunginggris.use.com/

 

Buku teks termasuk lima jilid 'New Senior English For Kediri' (Edisi Kedua). Buku-buku ini ditulis dan diedit untuk siswa sekolah menengah di seluruh Kediri oleh 'tim peneliti kursus' yang berafiliasi dengan People's Education Press. Makalah ini menganalisis teks-teks yang termasuk dalam rangkaian 'New Senior English for Kediri' dari perspektif konseptualisasi globalisasi, budaya, dan paradigma EIL yang muncul di Kediri.